Seragam putih merah pertama yang aku
gunakan merupakan awal perjuanganku mengeyam
pendidikan demi menuntaskan syarat cerahnya masa depan. Tahun ajaran baru
2002 aku didaftarkan oleh ibuku untuk belajar ilmu dunia di Sekolah
Dasar Negeri 01 pg.
Hari pertama aku sekolah
dimulai dengan kegiatan upacara yang jadi kegiatan rutin bagi warga
sekolah disetiap hari senin. Banyak kejadian menarik yang aku alami dan
masih aku ingat sampai saat ini ketika aku memakai seragam putih merah,
salah satunya adalah selama 6 tahun teman sekelas ku tidak pernah
berganti karna memang pada zamanku dari kelas 1 s/d 6 angkatan aku cuma ada
satu kelas saja namun untuk angkatan diatas dan dibawah aku itu ada dua
kelas yang mana diberi nama kelas ‘A’ dan ‘B’.
Dan selama 6 tahun, periode
perputaran organisasi kelas hanya ketua kelas saja yang bergantian itupun
hanya tiga kali. Yaaa selama enam tahun aku mempunyai tiga ketua kelas dan
untuk yang lainnya seperti sekretaris, bendahara, wakil ketua kelas
juga keamanan tidak pernah ganti. Tidak usah penasaran dengan menebak aku
pernah menjadi salah satu organisasi kelas tersebut atau tidak karna
jawabannya adalah jelas iya dan jabatanku sebagai keamanan dong hahahhaha.
Iya iya waktu aku SD memang
sedikit agak tomboy makanya dijadiin seksi keamanan ssststtt bukan
keamanan yang seksi yah hushus jangan ngawur wkwkkw. Sejak SD aku
terkenal ahli dalam bidang olahraga, please harus percaya kalo saat SD aku
pernah menjuarai lomba athletic se-DKI Jakarta tingkat provinsi antar
sekolah loh dengan membawa pulang 1 medali emas atas kemenangan lari 100m,
medali perunggu atas kemenangan lompat jauh beserta piagam, piala juga
amplop nya hehe.
Banyak kejadian memalukan yang
sampai saat ini masih aku ingat selama aku memakai seragam
putih merah ini salah satunya adalah pingsan disaat sedang upacara bendera
hari senin dan by the way pingsannya itu aku sengaja sebenarnya wkkwkw. Duh
jangan suudzon dulu dong kan belum selesai aku ceritainnya. Jadi
alasan aku pura-pura pingsan itu karna awal ceritanya itu gini, ada salah
satu guru ‘ganteng’ yang mana dia adalah ayah dari teman sekelasku yang
bernama Doni yang juga ganteng, nama guru atau ayahnya Doni itu aku lupa tapi
karna dia ayahnya Doni maka banyak yang memanggilnya dengan sebutan
‘Pak Doni’. Nah pak Doni ini adalah wali kelasku saat dikelas 5,
walaupun ganteng tapi beliau juga terkenal dengan icon galaknya kalau sedang
memberi hukuman.... beuhhh sangatlah kejam apalagi kalau sedang mengomeli
si Doni yang notabennya adalah anaknya, namun ketika Doni berbuat salah
perlakuannya pun sama seperti siswa lainnya bahkan lebih keras.
Bagaimana tidak saat pak Doni jadi wali kelas kami satu kelas sering kena
hukuman karna menggangu kelas lain dengan kegaduhan yang kami buat saat
tidak ada guru dikelas. Hukumannya itu lari mengelilingi gedung sekolah
sebanyak 10 putaran dong dan diawasi.gilak gak?
Tapi tetep aja aku dan temen
sekelasku tidak pernah jera malah yang ada hampir setiap hari kami dihukum
sama pak Doni wkwkwk.
Oke balik ketopik awal kenapa
alasan aku berpura-pura pingsan yaitu karna setiap kali ada yang
pingsan saat upacara mesti dibawa keruang guru kan (karna UKS latar depannya
terpakai untuk upacara) dan dibawanya itu mesti digendong sama pak Doni
dan aku iri makanya aku mau coba rasanya digendong sama bapak guru
ganteng dengan pura-pura pingsan ini heeeeeee.
Daaannnn rasanya itu
bener-bener amazing banget sumpah kusenanggg syekaliiiii berasa seperti
princess yang sedang digendong oleh pangerannya.
Ohhhh pak Doni terimakasih
karna pernah membuat masa-masa SD ku berkilau kwkwkw.
And u know what? Jangan kalian
pikir karna waktu SD itu aku tomboy lantas tidak ada yang suka sama
aku yah,, hellow waktu SD aku juga pernah ditembak keles kwkwkw dan
caranya itu bener-bener lucu bukan kaya anak-anak SD jaman now. Namanya
Muhammad Adam Rasjid dan biasa dipanggil ‘Adam’ yah dia adalah pacar
pertama ku waktu SD, saat itu kami sedang mengerjakan Ujian Akhir
Semester kenaikan kelas dan kebetulan aku dengan Adam berada dikelas yang sama
dan kami berdepan belakangan (aku didepan dan Adam dibelakangku).
Hal
yang sudah biasa ketika ujian lalu ada soal yang sulit kemudian kita bertanya
sama teman terdekat kita atau teman yang menurut kita pintar. Saat itu
yang sedang berlangsung adalah ujian matematika, ditengah perjalanan
ujian yang tenggat waktu selesainya sekitaran 20menit lagi mulailah
pecah kesunyian ruang ujian dengan pertanyaan contekan.
Ada yang
memanggil dengan berbisik, ada yang melempar kertas kosong sebagai
media jawaban contekannya, ada yang mencolek punggung temannya yang
berada didepannya dan ada pula yang hanya menengokan kepalanya
kebelakang untuk melihat kertas jawaban temannya.
Tibalah punggung aku dicolek
sama Adam berbarengan dengan dia menyodorkan secuil kertas yang
dia berikan ketika aku menoleh kemejanya, sekilas aku pikir itu adalah
kertas yang berisikan nomor-nomor soal yang mau dia minta jawabannya padaku
namun ketika aku membuka dan membaca secuil kertas tersebut yang
isinya mampu membuat aku diam terpaku selama 5 detik yang kemudian diikuti
dengan tawa kecil memalukan saat selesai membacanya.HAHAHAHA yes u right
isinya adalah seperti ini :” Jasmine gue suka sama lu, mau gak lu jadi cewek
gue” .
karna aku baik jadi aku kembalikan kertasnya dengan isi jawaban
soal ujian aku dari nomor satu sampai akhir dan sampai sekarang kalo sedang
kumpul reuni SD mesti masih ada sikap salah tingkahnya deh kalo lagi
ngobrol atau sekedar nyapa aku, yaampun Adam Adam lucu bangetsih lo wkwkwk.
Bukan hanya aku aja yang pernah
ditembak dengan cara yang unik namun teman aku Rika juga
mengalami hal yang sama. Rika adalah teman dekat aku waktu SD dan
juga murid yang cantik dan paling pintar sekelas bahkan satu sekolah dia
selalu juara umum jadi wajarlah kalo banyak yang menyukainya, mulai dari
guru-guru, orangtua murid dan cowok satu sekolah.
Kejadiannya dikelas 5,
saat itu sedang istirahat kedua sekitar jam 11 siang, ada yang mengisi dengan
jajan dikantin sekolah, jajan diluar gerbang sekolah, tidur, main
lari-larian sampai main buaya-buayaan, by the way ini yang paling seru dan kala itu
kami satu kelas lagi main buaya-buayaan yang mana salah satu dari kami jadi
buaya dan sisanya naik keatas balok kayu depan papan tulis apabila ada
yang jatuh kemudian kena makan si buaya maka akan berubah jadi buaya
juga, tentu saja ukuran balok kayu tersebut tidaklah muat untuk menampung
kami satu kelas maka dari itu banyak yang berebut kemudian jatuh dan
dikejar-kejar si buaya kemudian dimakan dan berubah.
Sampai akhirnya kami
satu kelas jadi buaya tamatlah permainan tersebut.
Tiba-tiba Rika mendekatiku
kemudian berbisik menyuruhku keluar kelas yang ternyata
sudah menanti beberapa orang teman sekelasku juga diluar kelas dekat ujung lorong
lobby, mereka adalah Doni, Rinjani, yudi, Adam, Noni, Fadhil, Dicky,
Ridwan, tentunya aku dan Rika juga Bima yang ingin nembak Rika ini.
Bisa nebak gak cara nembaknya
Bima ke Rika itu gimana?
Yaaa tentu saja dengan
menyatakan cintanya dan memberi Rika uang dong 50rb, sumpah gak ngerti
maksudnya ngasih uang itu untuk apa tapi pada zaman itu 50rb itu pecahan
uang yang gede banget dan pas mau ngasihin uangnya ke Rika dengan bujukan
aku sebagai temannya dan bisikan-bisikan setan lainnya biar Rika
terima Bima dan juga uangnya tentu saja,
tiba-tiba uangnya terbang dong
kebawa angin yang akhirnya nyangkut diatas genteng lantai dua sekolah
(kelas kami ada dilantai tiga) yaampun ngakak so hard sumpah. Yapastilah uang
itu berusaha diambil sama Bimanya dengan berlagak agak ksatria HAHAHAHA.
------------ BEL BERBUNYI
----------------
Sehabis pulang sekolah seakan
menjadi waktu wajib untuk kita bisa menghabiskan waktu bersama
lebih lama lagi, dan ‘Mau kemana kita?’ itu jadi pertanyaan sederhana namun
sulit dijawab yang sering kami lontarkan.
Sebenernya siklus pergi kita
sama aja yaitu berpetualang mengetahui rumah-rumah teman kita satu kelas.
Aku ingat rumahnya Rika adalah yang favorite karna dekat dari
sekolah.
Oiya perlu diketahui selama 6
tahun mengeyam bangku SD aku selalu berusaha untuk dapat duduk
dibangku barisan ke tiga atau ke empat karna kalo dibangku barisan pertama
itu jebakan guru yang pastinya akan sering disuruh maju, barisan
akhir itu suram karna sangatlah jauh dari papan tulis dan suara guru, juga icon
anak bandel kalo duduk dibelakang tuh.
Prestasiku selama 6 tahun
sekolah dasar juga gak bagus-bagus dan gak jelek-jelek amat, yaaa aku suka
diposisi tengah-tengah, selama 6 tahun aku pernah menempati posisi 5 besar dan 10
besar. Yaaa gapapa lahya walaupun gak pernah bisa jadi 3 besar atau
juara umum intinya kan LULUS ditahun 2007/2008.
Mengenang masa kecil saat
disekolah dasar sangatlah menyenangkan dan bisa membuat awet muda.
Mereka teman sekelasku selama enam tahun akan tetap menjadi nomor satu
di kenangan indahku, semoga kelak disuatu hari nanti aku bisa kumpul
kembali bersama mereka dengan formasi yang lengkap.
Seperti itulah kesederhanaan
kebahagiaan dimasa putih merahku yang ternyata tidak sesederhana itu
untuk bisa dilupakan.
-JsmnAndln-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar