Senin, 09 September 2019

Cerita Sekolah Dasar

                                      

Seragam putih merah pertama yang aku gunakan merupakan awal perjuanganku mengeyam pendidikan demi menuntaskan syarat cerahnya masa depan. Tahun ajaran baru 2002 aku didaftarkan oleh ibuku untuk belajar ilmu dunia di Sekolah Dasar Negeri 01 pg.

Hari pertama aku sekolah dimulai dengan kegiatan upacara yang jadi kegiatan rutin bagi warga sekolah disetiap hari senin. Banyak kejadian menarik yang aku alami dan masih aku ingat sampai saat ini ketika aku memakai seragam putih merah, salah satunya adalah selama 6 tahun teman sekelas ku tidak pernah berganti karna memang pada zamanku dari kelas 1 s/d 6 angkatan aku cuma ada satu kelas saja namun untuk angkatan diatas dan dibawah aku itu ada dua kelas yang mana diberi nama kelas ‘A’ dan ‘B’.

Dan selama 6 tahun, periode perputaran organisasi kelas hanya ketua kelas saja yang bergantian itupun hanya tiga kali. Yaaa selama enam tahun aku mempunyai tiga ketua kelas dan untuk yang lainnya seperti sekretaris, bendahara, wakil ketua kelas juga keamanan tidak pernah ganti. Tidak usah penasaran dengan menebak aku pernah menjadi salah satu organisasi kelas tersebut atau tidak karna jawabannya adalah jelas iya dan jabatanku sebagai keamanan dong hahahhaha.
Iya iya waktu aku SD memang sedikit agak tomboy makanya dijadiin seksi keamanan ssststtt bukan keamanan yang seksi yah hushus jangan ngawur wkwkkw. Sejak SD aku terkenal ahli dalam bidang olahraga, please harus percaya kalo saat SD aku pernah menjuarai lomba athletic se-DKI Jakarta tingkat provinsi antar sekolah loh dengan membawa pulang 1 medali emas atas kemenangan lari 100m, medali perunggu atas kemenangan lompat jauh beserta piagam, piala juga amplop nya hehe.

Banyak kejadian memalukan yang sampai saat ini masih aku ingat selama aku memakai seragam putih merah ini salah satunya adalah pingsan disaat sedang upacara bendera hari senin dan by the way pingsannya itu aku sengaja sebenarnya wkkwkw. Duh jangan suudzon dulu dong kan belum selesai aku ceritainnya. Jadi alasan aku pura-pura pingsan itu karna awal ceritanya itu gini, ada salah satu guru ‘ganteng’ yang mana dia adalah ayah dari teman sekelasku yang bernama Doni yang juga ganteng, nama guru atau ayahnya Doni itu aku lupa tapi karna dia ayahnya Doni maka banyak yang memanggilnya dengan sebutan ‘Pak Doni’. Nah pak Doni ini adalah wali kelasku saat dikelas 5, walaupun ganteng tapi beliau juga terkenal dengan icon galaknya kalau sedang memberi hukuman.... beuhhh sangatlah kejam apalagi kalau sedang mengomeli si Doni yang notabennya adalah anaknya, namun ketika Doni berbuat salah perlakuannya pun sama seperti siswa lainnya bahkan lebih keras.
Bagaimana tidak saat pak Doni jadi wali kelas kami satu kelas sering kena hukuman karna menggangu kelas lain dengan kegaduhan yang kami buat saat tidak ada guru dikelas. Hukumannya itu lari mengelilingi gedung sekolah sebanyak 10 putaran dong dan diawasi.gilak gak?
Tapi tetep aja aku dan temen sekelasku tidak pernah jera malah yang ada hampir setiap hari kami dihukum sama pak Doni wkwkwk.

Oke balik ketopik awal kenapa alasan aku berpura-pura pingsan yaitu karna setiap kali ada yang pingsan saat upacara mesti dibawa keruang guru kan (karna UKS latar depannya terpakai untuk upacara) dan dibawanya itu mesti digendong sama pak Doni dan aku iri makanya aku mau coba rasanya digendong sama bapak guru ganteng dengan pura-pura pingsan ini heeeeeee.
Daaannnn rasanya itu bener-bener amazing banget sumpah kusenanggg syekaliiiii berasa seperti princess yang sedang digendong oleh pangerannya.
Ohhhh pak Doni terimakasih karna pernah membuat masa-masa SD ku berkilau kwkwkw.

And u know what? Jangan kalian pikir karna waktu SD itu aku tomboy lantas tidak ada yang suka sama aku yah,, hellow waktu SD aku juga pernah ditembak keles kwkwkw dan caranya itu bener-bener lucu bukan kaya anak-anak SD jaman now. Namanya Muhammad Adam Rasjid dan biasa dipanggil ‘Adam’ yah dia adalah pacar pertama ku waktu SD, saat itu kami sedang mengerjakan Ujian Akhir Semester kenaikan kelas dan kebetulan aku dengan Adam berada dikelas yang sama dan kami berdepan belakangan (aku didepan dan Adam dibelakangku).
Hal yang sudah biasa ketika ujian lalu ada soal yang sulit kemudian kita bertanya sama teman terdekat kita atau teman yang menurut kita pintar. Saat itu yang sedang berlangsung adalah ujian matematika, ditengah perjalanan ujian yang tenggat waktu selesainya sekitaran 20menit lagi mulailah pecah kesunyian ruang ujian dengan pertanyaan contekan.
Ada yang memanggil dengan berbisik, ada yang melempar kertas kosong sebagai media jawaban contekannya, ada yang mencolek punggung temannya yang berada didepannya dan ada pula yang hanya menengokan kepalanya kebelakang untuk melihat kertas jawaban temannya.
Tibalah punggung aku dicolek sama Adam berbarengan dengan dia menyodorkan secuil kertas yang dia berikan ketika aku menoleh kemejanya, sekilas aku pikir itu adalah kertas yang berisikan nomor-nomor soal yang mau dia minta jawabannya padaku namun ketika aku membuka dan membaca secuil kertas tersebut yang isinya mampu membuat aku diam terpaku selama 5 detik yang kemudian diikuti dengan tawa kecil memalukan saat selesai membacanya.HAHAHAHA yes u right isinya adalah seperti ini :” Jasmine gue suka sama lu, mau gak lu jadi cewek gue” .
karna aku baik jadi aku kembalikan kertasnya dengan isi jawaban soal ujian aku dari nomor satu sampai akhir dan sampai sekarang kalo sedang kumpul reuni SD mesti masih ada sikap salah tingkahnya deh kalo lagi ngobrol atau sekedar nyapa aku, yaampun Adam Adam lucu bangetsih lo wkwkwk.

Bukan hanya aku aja yang pernah ditembak dengan cara yang unik namun teman aku Rika juga mengalami hal yang sama. Rika adalah teman dekat aku waktu SD dan juga murid yang cantik dan paling pintar sekelas bahkan satu sekolah dia selalu juara umum jadi wajarlah kalo banyak yang menyukainya, mulai dari guru-guru, orangtua murid dan cowok satu sekolah.
Kejadiannya dikelas 5, saat itu sedang istirahat kedua sekitar jam 11 siang, ada yang mengisi dengan jajan dikantin sekolah, jajan diluar gerbang sekolah, tidur, main lari-larian sampai main buaya-buayaan, by the way ini yang paling seru dan kala itu kami satu kelas lagi main buaya-buayaan yang mana salah satu dari kami jadi buaya dan sisanya naik keatas balok kayu depan papan tulis apabila ada yang jatuh kemudian kena makan si buaya maka akan berubah jadi buaya juga, tentu saja ukuran balok kayu tersebut tidaklah muat untuk menampung kami satu kelas maka dari itu banyak yang berebut kemudian jatuh dan dikejar-kejar si buaya kemudian dimakan dan berubah.
Sampai akhirnya kami satu kelas jadi buaya tamatlah permainan tersebut.

Tiba-tiba Rika mendekatiku kemudian berbisik menyuruhku keluar kelas yang ternyata sudah menanti beberapa orang teman sekelasku juga diluar kelas dekat ujung lorong lobby, mereka adalah Doni, Rinjani, yudi, Adam, Noni, Fadhil, Dicky, Ridwan, tentunya aku dan Rika juga Bima yang ingin nembak Rika ini.
Bisa nebak gak cara nembaknya Bima ke Rika itu gimana?
Yaaa tentu saja dengan menyatakan cintanya dan memberi Rika uang dong 50rb, sumpah gak ngerti maksudnya ngasih uang itu untuk apa tapi pada zaman itu 50rb itu pecahan uang yang gede banget dan pas mau ngasihin uangnya ke Rika dengan bujukan aku sebagai temannya dan bisikan-bisikan setan lainnya biar Rika terima Bima dan juga uangnya tentu saja,
tiba-tiba uangnya terbang dong kebawa angin yang akhirnya nyangkut diatas genteng lantai dua sekolah (kelas kami ada dilantai tiga) yaampun ngakak so hard sumpah. Yapastilah uang itu berusaha diambil sama Bimanya dengan berlagak agak ksatria HAHAHAHA.

------------ BEL BERBUNYI ----------------

Sehabis pulang sekolah seakan menjadi waktu wajib untuk kita bisa menghabiskan waktu bersama lebih lama lagi, dan ‘Mau kemana kita?’ itu jadi pertanyaan sederhana namun sulit dijawab yang sering kami lontarkan.
Sebenernya siklus pergi kita sama aja yaitu berpetualang mengetahui rumah-rumah teman kita satu kelas. Aku ingat rumahnya Rika adalah yang favorite karna dekat dari sekolah.

Oiya perlu diketahui selama 6 tahun mengeyam bangku SD aku selalu berusaha untuk dapat duduk dibangku barisan ke tiga atau ke empat karna kalo dibangku barisan pertama itu jebakan guru yang pastinya akan sering disuruh maju, barisan akhir itu suram karna sangatlah jauh dari papan tulis dan suara guru, juga icon anak bandel kalo duduk dibelakang tuh.

Prestasiku selama 6 tahun sekolah dasar juga gak bagus-bagus dan gak jelek-jelek amat, yaaa aku suka diposisi tengah-tengah, selama 6 tahun aku pernah menempati posisi 5 besar dan 10 besar. Yaaa gapapa lahya walaupun gak pernah bisa jadi 3 besar atau juara umum intinya kan LULUS ditahun 2007/2008.

Mengenang masa kecil saat disekolah dasar sangatlah menyenangkan dan bisa membuat awet muda. Mereka teman sekelasku selama enam tahun akan tetap menjadi nomor satu di kenangan indahku, semoga kelak disuatu hari nanti aku bisa kumpul kembali bersama mereka dengan formasi yang lengkap.

Seperti itulah kesederhanaan kebahagiaan dimasa putih merahku yang ternyata tidak sesederhana itu untuk bisa dilupakan.

-JsmnAndln-


Tidak ada komentar:

Posting Komentar